Dimas dalam dekapan Rz | Jay/initasik.com
Peristiwa

Pertemuan Haru Orangtua dengan Dimas dan Puspa

initasik.com, peristiwa | Tangis Rz dan Yn, orangtua Dimas Raditya Gumilang dan Puspa Laksmi Dewi, pecah saat bertemu lagi dengan kedua anaknya di rumah Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, di Pagerageung, Selasa, 24 Oktober 2017.

Kali pertama bertemu, Yn langsung mendekap Puspa yang saat itu sedang bermain. Sementara Dimas tengah memancing ikan di kolam samping rumah Ato. Pertemuan mengharukan itu disaksikan keluarga Ato, anggota KPAID Kabupaten Tasikmalaya, dan tetangga. Beberapa di antara mereka tak kuasa menahan tangis. Terlebih saat Rz turut mendekap Puspa dan Yn.

Sejak ditinggalkan di Masjid Nurul Ikhlas, Sabtu, 14 Oktober 2017, lalu, Dimas dan Puspa baru bertemu lagi dengan kedua orangtuanya. Rz menceritakan, pilihan meninggalkan anak-anaknya waktu itu bukan hal mudah baginya. Berat, namun terpaksa dilakukan. “Kami ingin menyelamatkan masa depan mereka,” ujarnya.

Rz menyebutkan, Dimas dan Puspa merupakan buah hati dari pernikahan siri dirinya dengan Yn sejak 2009. Namun, pernikahan tersebut tidak diketahui kedua keluarga besarnya, termasuk oleh istri pertama Rz. Lantaran itu, sampai sekarang Dimas dan Puspa tidak memiliki akta kelahiran, sehingga tidak bisa dimasukkan ke sekolah formal.

“Kami meninggalkan anak-anak di masjid dan minta dipesantrenkan agar mereka menjadi anak saleh dan salehah. Kami berharap Dimas menjadi seorang mubalig,” tuturnya.

Ditanya kenapa tidak langsung didaftarkan atau dititipkan ke pesantren, Rz beralasan, takut dipinta dokumen keluarga dan arsip lain, sementara mereka tidak memilikinya. Selama hampir delapan tahun menjalin hubungan hingga punya dua anak, itu hanya diketahui mereka berdua. Tak seorangpun yang tahu, termasuk keluarganya masing-masing.

Kini, semua itu sudah terbuka. Masalah yang selama ini ditutup rapat telah diketahui keluarga besarnya. Rencananya, Rz dan Yn akan segera melakukan itsbat nikah agar tercatat resmi, sehingga Dimas dan Puspa bisa memiliki akta kelahiran.

Baca juga: Orangtua Dimas dan Puspa Akhirnya Datang Menjemput

Ato Rinanto mengatakan, setelah pihaknya mencabut laporan kasus tersebut, Rz dan Yn punya kewajiban memenuhi persyaratan yang telah disepakati bersama. Dimas dan Puspa bisa diserahkan kepada mereka dengan syarat diketahui keluarga besar mereka dan sanggup memenuhi hak-hak anak. “Apabila semua itu sudah terpenuhi, Dimas dan Puspa akan diserahkan kepada orangtuanya,” tandas Ato. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?