Dede Sudrajat | Jay/initasik.com
Birokrasi

Pesan Dede Sudrajat kepada Para PNS Kota Tasikmalaya: Jangan “Menjilat”

initasik.com, birokrasi | Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dede Sudrajat, akan purnatugas. Tinggal sepekan lagi. Tadi pagi,  Rabu, 8 November 2017, ia menggelar pertemuan terakhir dengan para PNS dan beberapa pejabat struktural, di kompleks kediamannya di Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Diwawancara usai acara, ia mengatakan, meski tidak lagi mempunyai jabatan di pemerintahan, dirinya akan tetap berbuat banyak hal untuk masyarakat. “Siapapun, kita harus bisa memberikan manfaat dan saling menasehati,” ujarnya.

Kepada para PNS di Pemkot Tasikmalaya, Dede berpesan agar selalu bekerja sesuai aturan dan tidak saling menyikut dalam meraih jabatan, apalagi menghalalkan segala cara. “Birokrat jangan gila jabatan, sampai sikut kanan sikut kiri,” tandasnya.

Selama menjadi wakil wali kota dalam dua periode, ia mengaku mendapat banyak pelajaran terkait perilaku para PNS. Banyak di antaranya yang suka “menjilat” pemimpin demi kenaikan pangkat. Banyak pula yang berpura-pura baik, padahal sebaliknya. Munafik.

Iapun mengkritisi kebijakan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang terlalu mudah memberikan izin pembangunan perumahan, sehingga sawah-sawah banyak yang beralih fungsi.

“Pembangunan harus berwawasan lingkungan. Jangan alasan membangun, tapi malah merusak lingkungan. Membiarkan sawah tetap sawah adalah bagian dari membangun. Membiarkan daerah resapan sawah tetap berfungsi seperti biasanya juga membangun. Buat apa membangun tapi merusak?” tuturnya.

Selain membangun fisik, sambungnya, pembangunan mental spiritual juga sama pentingnya. Menjauhkan orang dari kemaksiatan. Mendekatkan masyarakat dan selalu taat kepada Sang Pencipta.

Menurutnya, dalam lima tahun ke belakang ini pembangunan fisik mendapatkan porsi lebih besar. “Memang banyak membangun, tapi secara akhlak, secara moral, bagaimana? Mau dibawa ke mana? Kalau caranya menghalalkan segala cara, berat. Tinggal menunggu waktu,” tandasnya. [Jay]