Peristiwa

Pesan Politik dalam Nasi Tumpeng

Kota Tasik | Entah apa yang ada di benak Ketua DPC Gerindra Kota Tasikmalaya, Nandang Suryana, saat memberikan nasi tumpeng kepada Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, dalam acara peringatan hari jadi Gerindra yang ketujuh, di gedung Galih Pawestri, Kamis, 12 Februari 2015.

Di akhir acara, Nandang memotong nasi tumpeng, didampingi Budi Budiman dan Wakil Wali Kota Dede Sudrajat. Ujung tumpeng dipotong, lalu diberikan kepada Budi. Kemudian Nandang mengambil tumpeng lagi untuk Dede Sudrajat.

Anehnya, tumpeng untuk Budi sama sekali tidak ada lauknya. Hanya tumpeng, plus tusuk gigi. Beda halnya dengan yang diberikan kepada Dede Sudrajat. Kumplit. Ada ayam, potongan telur, tempe dan lainnya.

Ditanya usai acara, Dede mengaku tidak tahu apa maksud pemberian tumpeng yang berbeda itu. “Tanya sama Haji Nandang, jangan tanya saya. Tapi itu berkah buat saya. Ini untuk membangun hubungan yang baik dengan partai politik. Saya ingin dipercaya semua partai politik,” ujarnya.

Ditanya soal peluang maju sebagai calon wali kota dalam pilkada nanti, Dede menjawab, “Lihat saja nanti. Sekarang kami harus konsentrasi terhadap tugas dan tanggung jawab. (Bicara soal itu) kalau momennya sudah mendekati.”

Sementara itu, Nandang malah tertawa lepas saat ditanya alasan memberikan tumpeng yang berbeda tersebut. “Itu mah kebetulan saja. Lupa. Ha..ha..ha.. Politik itu dinamis, terserah mengartikannya saja. Aduh, wartawan mah jeli nya,” ujarnya sembari kembali melepas tawa. initasik.com|ashani

Komentari

komentar