Desa

Petani di Taraju Mulai Beralih ke Pupuk Organik

initasik.com, desa | Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Ciptarasa VI, Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, mulai beralih ke pupuk organik, meskipun belum bisa seratus persen meninggalkan bahan kimia.

Ketua Kelompok Tani Ciptarasa,  Jajang, mengatakan, pihaknya baru bisa menerapkan sistem semiorganik. Persentasenya 50:50. Sebagian menggunakan pupuk dan bahan organik, sebagian lagi masih menggunakan pupuk dan bahan kimia, terutama untuk membantu membasmi hama yang menyerang tanamannya.

“Kami belum bisa sampai 100 persen menghilangkan kimia, tapi dosisnya terus dikurangi. Kami masih kesulitan, formulasinya seperti apa untuk menangani berbagai ancaman hama tanaman,” ujarnya saat diwawancara di standnya dalam Agroteknologi Kingdom yang digelar Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Unsil, di Gedung Mandala, Kamis, 11 Mei 2017.

Ia menyebutkan, saat ini para petani sedang dibuat pusing oleh serangan hama bekicot dan virus putih yang menyerang daun cabai. Padahal, harga cabai sedang bagus. Jelang Ramadan, biasanya harganya naik.

Untuk mengatasi hama bekicot, Jajang mengaku tidak terlalu kesulitan. Asal mau keluar malam hari, beres. Soalnya, bekicot-bekicot itu keluanya saat malam. “Kalau virus putih pada daun cukup sulit menanganinya.  Kami harus intensif dan menggunakan bahan-bahan khusus untuk membasminya,” aku Jajang. [Kus]

Komentari

komentar