Peristiwa

PO Budiman Bebal

Kota Tasik | Kertas bertuliskan “Penghentian Sementara-Bangunan Ini Belum Memiliki Ijin (IMB)” terpasang jelas di salah satu tiang bangunan. Posisinya pun mudah dilihat. Namun, peringatan yang dikeluarkan Satpol PP Kota Tasikmalaya itu tidak dianggap.

Pemilik bangunan bergeming. Mereka terus melanjutkan pembangunan bakal kantor sekaligus garasi perusahaan otobus (PO) Budiman, di Jl. Letnan Harun.

Sejak awal, pembangunan kantor yang tak jauh dari Bale Kota Tasikmalaya itu sudah ditentang warga sekitar. Malah, Satpol PP Kota Tasikmalaya pun sudah menyegelnya, akhir Januari 2014 lalu. Tapi, berdasarkan pantauan kembali initasik, Sabtu (31/5), sejumlah pekerja tampak sedang meneruskan pengerjaannya.

Kabid. Izin Usaha Tertentu BPPT Kota Tasikmalaya, Tateng Nur, menegaskan, hingga saat ini pembangunan kantor tersebut belum direstui. Warga sekitar masih menolaknya. Pemerintah pun belum mengeluarkan IMB. “Sampai saat ini permohonan (IMB)nya masih ditangguhkan,” ujar Tateng kepada initasik, Jumat (30/5).

Menurutnya, penangguhan itu lantaran masih ada persyaratan yang belum dipenuhi perusahaan, yaitu izin warga sekitar. “Kami tidak dapat memproses izin kalau kelengkapannya kurang,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, yang juga punya hubungan keluarga dengan PO Budiman, Dede Sudrajat, enggan berkomentar. “Nanti saja. Sibuk,” singkatnya sembari meninggalkan reporter initasik. initasik|ron/indra

Komentari

komentar