Peristiwa

Polisi akan Bubarkan Acara Tahun Baru yang tidak Berizin

Kabupaten Tasik | Pergantian tahun tinggal menghitung hari. Sebagian masyarakat pasti menyambut dan merayakannya dengan berbagai macam cara. Petasan dan terompet bakal saling bersahutan. Minuman keras dan tindakan kriminal lainnya akan mewarnai ritual tahunan yang salah kaprah itu.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, Polres Tasikmalaya bakal membubarkan acara-acara malam tahun baruan yang tidak berizin. Kabag Ops Kompol Rikki Aries Setiawan mengatakan, pihaknya akan menurunkan sedikitnya 391 personel, dibantu satu pleton Brimob, dan menambah 18 pos pengamanan di beberapa titik rawan yang menjadi pusat keramaian.

Menurutnya, selain di area Gebu atau kompleks pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya dan persimpangan Cisinga, Singaparna, pesisir Pantai Cipatujah pun kerap dijadikan tempat untuk menyambut tahun baru.

“Di sekitar pesisir pantai Cipatujah selalu digelar acara malam tahun baruan yang selalu berujung pada keributan. Kami mengimbau kepada aparatur desa dan tokoh masyarakat agar berkoordinasi dengan kepolisian jika banyak masyarakat yang ingin menggelar acara malam tahun baruan,” tuturnya, Senin, 28 Desember 2015.

Ia menegaskan, polisi akan membubarkan acara-acara yang tidak berizin. Jika ada kerumunan massa yang didominasi anak muda dan dinilai akan menjurus pada tindakan kriminalitas, polisi akan mengambil langkah pencegahan.

“Silakan merayakan malam tahun baru, namun harus tetap mengedepankan rasa aman bagi masyarakat, bukan malah menjadi pemicu keributan yang berujung tindakan krimnalitas,” tandas Rikki. initasik.com|dzm

Komentari

komentar