Peristiwa

Polisi Angkut Penumpang Singaparna – Kota Tasik


initasik.com, peristiwa | Aksi mogok angkot di Kota Tasikmalaya berimbas kepada warga Kabupaten Tasikmalaya. Masyarakat yang akan bepergian terganggu. Tak ada angkutan umum yang beroperasi.

“Ditarik juga kasihan. Di sana (daerah Kota Tasik) pasti telantar,” ujar Firmansyah(37), salah seorang sopir angkot jurusan Tasik-Singaparna, Kamis, 18 Januari 2018. Menurutnya, sopir gelebeg dan angkot di Kabupaten Tasikmalaya yang terpaksa mogok jalan hanya angkot yang memiliki trayek Tasik-Singaparna. Kalau Singaparna-Salawu atau ke Sodonghilir masih ada yang jalan.

Alhasil, para calon penumpang kebingungan. Salah satunya Supriatna. Warga Taraju yang akan berangkat ke Cilacap itu bingung lantaran tak ada angkutan umum seperti biasa. Mau naik ojek dari Singaparna ke Kota Tasik bayarnya Rp 35 ribu perorang, sementara ia bersama istrinya.

Melihat kondisi seperti itu, aparat kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya memberikan fasilitas angkutan gratis bagi warga yang hendak menuju Kota Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Anton Sudjarwo, menyebutkan, ada enam mobil yang dijalankan untuk mengangkut para penumpang telantar. “Kami siap membantu warga tanpa batasan waktu. Siang, malam, kami siap. Sampai situasi benar-benar kondusif,” tandasnya. Petugas mengangkut para penumpang dari Singaparna ke Kota Tasikmalaya, dan sebaliknya. [Dan]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?