Pesantren

Pondok Pesantren Asshobariyah

initasik.com, pesantren | Pada 1967, H. Madfa’i dan Hj. Shobariyah berinisiatif mendirikan pondok pesantren. Sebagai langkah awal mewujudkannya, pasangan suami-istri itu mewakafkan tanah dan hartanya.

Mereka juga menikahkan putri pertamanya Hj. Imas Adawiyah dengan KH. Amin Syadzili (Alm), putra sulung ulama sepuh Kikisik KH. Ahmad Syadzili. Maka berdirilah Pondok Pesantren Asshobariyah, di Kp. Pencut Kikisik, Desa Gunung Dari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Ustaz Cecep Zamzam Amin, pengasuh Ponpes Asshobariyah, memaparkan, atas kepercayaan orangtua dan para pendiri pesantren, pengelolaannya dipercayakan kepada KH. Amin Syadzili. Pesantren tersebut didirikan sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat yang madani. Selain itu, untuk memberikan kontribusi pembentukan karakter masyarakat agar bisa menyeimbangkan antara kepentingan duniawi dan kepentingan ukhrowi.

“Sepeninggalan ayah tahun 2005, kepengurusan pondok pesantren mengalami pembaharuan, yaitu sekitar tahun 2013, kemudian diperbaharui kembali tahun 2015. Sekarang yang mengajar di sini sebanyak lima orang, termasuk saya pribadi,” ujar anak keempat dari lima bersaudara, pasangan KH. Amin Syadzili dan Hj. Imas Adawiyah.

Ia berharap, sesuai dengan amanat orangtuanya, santri yang mondok di pesantrennya bisa menjadi santri yang berakhlak mulia dan memiliki keimanan yang kokoh, serta ilmu yang didapat bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari melalui perilaku yang mulia, sehingga mampu menjadi penebar keindahan, pengubur kebencian.

“Santri yang menimba ilmu di sini semoga berakidah kokoh, beribadah yang benar, berakhlak yang mulia, berjiwa mandiri, kreatif dan inovatif, mampu berbahasa Arab dan Inggris, berilmu amaliah dan beramal amaliah,” harap Suami Ririn Yuliana itu.

Walaupun dalam serbaketerbatasan dan kekurangan, terutama berkaitan dengan bangunan pesantren, itu tidak mengurangi keseriusan dalam mewujudkan masyarakat madani dengan ikut memanusiakan manusia. Diharapkan, para alumni pondok pesantren bisa memiliki kecakapan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dengan berperilaku yang mulia.

“Bangunan yang ada, kalau pagi digunakan untuk PAUD/TPA dan SMK, siang Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Adapun untuk sore, malam, dan Subuh dipakai pengajian para santri. Semoga para alumni pesantren ini bisa berperilaku dengan penuh kasih sayang, rasa kekeluargaan dan persaudaraan, sehingga mampu menjadi makhluk rahmatan lilalamin,” harapnya. [Syaepul]

Pondok Pesantren Asshobariyah

Visi:

  • Menjadi pondok pesantren terkemuka yang mampu mencetak santri yang profesional , mandiri dan berkepribadian muslim

Misi:

  • Menjadikan pondok pesantren Asshobariyah sebagai pusat pendidikan Islam.
  • Menjadikan pondok pesantren Asshobariyah sebagai ladang amal bagi setiap muslim.
  • Membangun generasi santri yang profesional, mandiri, dan berkepribadian muslim.
  • Berupaya menjadi lembaga pendidikan pesantren yang bermutu.

Pengasuh pondok: Ustaz Cecep Zamzam Amin, S.H.

Alamat: Kp. Pencut Kikisik, Desa Gunung Dari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Nomor Kontak: 0823-1935-2929