Arung jeram di Sungai Citanduy | Kus/initasik.com
Wisata

Potensi Wisata Arung Jeram, Kota Tasik Punya Sungai Ciwulan dan Citanduy

initasik.com, wisata |  Sungai Citanduy yang mengalir di sebelah utara Kota Tasikmalaya, berbatasan dengan Kabupaten Ciamis, dan Sungai Ciwulan di sebelah selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya, telah lama menjadi tempat para penyuka olahraga arung jeram.

Namun, hingga saat ini potensi kedua sungai itu belum bisa berkembang maksimal. Padahal, Sungai Citanduy memiliki banyak trip arung jeram dengan karakter yang baik, mulai dari kawasan Cibodas, Kecamatan Rajapolah hingga Jembatan Cirahong di Manonjaya. Ada juga trip pendek dari kawasan Indihiang hingga Karangresik, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Begitupun Sungai Ciwulan dengan start di Kampung Asta Kelurahan Cibeuti hingga Kampung Jamban, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, memiliki jalur yang aman bagi keluarga, sekalipun untuk berwisata arung jeram.

“Selama ini hanya para penggiat olahraga arus deras yang banyak berkegiatan di sini. Belum banyak orang yang sengaja datang untuk berwisata arung jeram. Padahal, dari karakter sungai dan fasilitas lainnya di sini pun sudah bisa jika ada kemauan untuk dikembangkan. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika wisata alternatif ini justru bakal menjadi ikon wisata di Kota Tasikmalaya,” ungkap EO Astrajingga Adventure Kota Tasikmalaya, Miftah Rizki.

Menurutnya, selama ini campur tangan pemerintah dalam membangun destinasi wisata arung jeram belum dilakukan secara total, meski baru pada 2016 lalu Pemkot Tasikmalaya membangun fasilitas start point di Kampung Asta Cibeuti dan finish point di Kampung Jamban Urug. Tetapi itu belum jelas teknis pengelolaannya seperti apa hingga fasilitas penunjang, seperti WC atau ruang ganti baju, tidak ada.

Padahal, infrastruktur jalan di kedua sungai itu telah mendukung. Namun, faktor lain seperti promosi, destinasi wisata pilihan lain, serta dukungan pemerintah yang belum maksimal menjadi kendala pengembangan wisata arung jeram di Kota Tasikmalaya. Sentuhan dari semua pihak sangat dibutuhkan, sehingga objek wisata ini bisa terus berkembang seiring waktu.

Baca juga: Banyak Orang Tasik Berwisata Arung Jeram di Sungai Serayu Jawa Tengah

Jauh beda dengan Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah, yang serius mengelola destinasi wisata alternatif arung jeram Sungai Serayu. Selain kondisi infrastruktur yang memadai hingga Peraturan Daerah diterbitkan untuk mengaturnya, sehingga dari pengelolaan wisata tersebut PAD masuk ke kas daerahnya jelas.

“Banyak sekali aturannya yang dibuat dan kami ikuti semuanya, dan itu berdampak sangat baik dan bermanfaat bagi kami para pengelola wisata di sini. PAD kami setorkan kepada pemerintah berupa retribusi hingga pajak dan lain sebagainya, Alhamdulillah selain bisa memberikan manfaat kepada warga setempat, kami juga menyumbang PAD bagi pembangunan daerah,” ungkap Pengelola Banyu Wong Adventure Sungai Serayu, Tri Haryanto.

Sampai saat ini fasilitasi dan kerja sama dengan pemerintah terus berjalan. Segala kebutuhan pada pengelolaannya dilakukan dengan baik dan saling menguntungkan. Kini, arung jeram Sungai Serayu telah menjadi satu ikon wisata Kabupaten Banjarnegara. [Kus]