Peristiwa

Presiden Jokowi Berharap Ceramah Keagamaan Bahas Pancasila

initasik.com, peristiwa |  Kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami tantangan dan hambatan. Kebinekaan sedang diuji. Ada pandangan dan tindakan, bahkan rongrongan yang mengancam keberagaman. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila.

“Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan berita bohong atau hoax,” ujar Presiden Joko Widodo dalam sambutan upacara Hari Lahir Pancasila yang dibacakan Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, di lapang setda, Singaparna, Jumat, 1 Juni 2018.

Presiden menyampaikan, perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui radikalisme, konflik sosial, terorisme, dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 45 dalam bingkai NKRI dan kebinekaan tunggal ika, Indonesia dapat terhindar dari masalah-masalah tersebut.

“Saya mengajak segenap elemen bangsa untuk senantiasa menjaga keutuhan Pancasila. Pemahaman dan pengalaman Pancasila harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan, dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya. [Eri]

Komentari

komentar