Peristiwa

Prihatin, Pelaku Seni Tradisional Didominasi Orang Tua

initasik.com, peristiwa | Kesenian daerah sudah sepatutnya dijaga sebagai harta yang tak ternilai. Namun, di era saat ini, tak jarang kesenian daerah kalah pamor dibandingkan budaya dan kesenian barat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zein, mengaku prihatin melihat para pelaku kesenian tradisional didominasi oleh para orang tua ketimbang remaja.

“Padahal, nilai-nilai kesenian maupun kebudayaan wajib hukumnya untuk diwariskan kepada kaum muda agar terjadi kesinambungan,” ujarnya usai menghadiri acara pergelaran kesenian tradisional Kabupaten Tasikmalaya di Jalan Cisinga, Desa Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang, Rabu, 29 Agustus 2018.

Untuk itu, pihaknya akan sesegera mungkin untuk melakukan proses evaluasi dan terus meningkatkan upaya untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian tradisional, khususnya Sunda.

Salah satunya dengan menyelenggarakan acara-acara kesenian tradisional di tingkat kecamatan untuk mendongkrak potensi-potensi seni yang ada di setiap daerah. “Kita akan buka ruang lebih luas lagi, sehingga kemampuan ini bukan hanya dimiliki oleh sekelompok orang,” tegasnya.

Saat ditanya soal kemungkinan kesenian tradisional dijadikan pelajaran muatan lokal di setiap sekolah, Zein berdalih hal tersebut secara tidak langsung sudah dilakukan. “Buktinya sekarang ada beberapa siswa yang mengikuti helaran ini. Secara tidak langsung, semua itu sudah berjalan. Tapi ke depan, kita akan evaluasi,” tandasnya. [Eri]