Ekbis

Produk UMKM Harus Miliki Hak Paten


initasik.com, ekbis | Suatu waktu beberapa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kabupaten Tasikmalaya mengikuti pameran di Jakarta. Acara itu dihadiri Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut presiden terpincut salah satu kerajinan dari bambu. Ia memuji dan bertanya buatan mana. Ada yang jawab dari Solo. “Padahal bukan. Itu dari Kabupaten Tasikmalaya. Buatan Pak Oleh,” ujar R. Amir Sudyana, kepala Bidang Industri Agro Disperindag Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, hal seperti itu tidak akan terjadi kalau produk tersebut sudah memiliki hak paten, sehingga tidak diduplikasi oleh daerah lain. “Jangan sampai mereka terlebih dahulu mendaftarkan hak paten produk kita. Meskipun sebenarnya itu produk kita, tapi kalau mereka punya hak paten, kita tidak bisa mengklaim. Itu suatu kerugian besar,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong para pelaku industri kreatif agar segera mendaftarkan hak paten produk-produknya. Ia siap membina dan memfasilitasi agar mereka mendapatkan legalitas tersebut.

Diakuinya, sampai sekarang masih banyak produk dari Kabupaten Tasikmalaya yang belum memiliki hak paten. Menurutnya, selain berinovasi dan kreatif, kesadaran akan pentingnya hak paten juga perlu ditingkatkan.

“Jangan sampai produk kita terlebih dahulu ditiru. Karena kalau tidak ada hak paten, meskipun mereka meniru, kita tidak bisa menggugat. Kita harus lebih mengintensifkan beberapa regulasi yang berkaitan dengan hak paten,” tandas Amir. [Dan]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?