Ilustrasi | Eri/initasik.com
Informasi

Program Prioritas dalam Revisi RPJMD Kabupaten Tasik

initasik.com, informasi | Pemkab Tasikmalaya tengah merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Salah satu tujuannya agar pembangunan berjalan sinergis dan fokus.

Ada beberapa program yang diprioritaskan dalam revisi RPJMD. Di antaranya adalah Program Tasik Cerdas Berakhlak untuk Mewujudkan Masyarakat yang Beriman, Bertakwa, Berakhlakul Karimah, dan Berkualitas, sesuai misi pertama.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, mengatakan, program itu bertujuan untuk membangun kualitas sumber daya manusia secara utuh, selain meningkatkan kecerdasan intelektual juga dibarengi dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Selain mendapat pendidikan berdasarkan kurikulum formal, para siswa juga diperkuat dengan pendidikan nilai-nilai moral dan keagamaan, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat yang akan membentuk karakter mereka.

Dalam implementasinya, selain melaksanakan kegiatan konvensional seperti penguatan wajar dikdas 9 tahun, peningkatan akses dan mutu pendidikan, pendidikan nonformal juga dibarengi pelaksanaan kegiatan ajengan masuk sekolah, magrib mengaji, beasiswa untuk masyarakat miskin, insentif guru diniyah dan honorer, bantuan santri miskin, insentif guru di daerah terpencil, penataan lingkungan dan pemberdayaan pesantren serta masjid jami melalui pembuatan perpustakaan masjid dan pesantren, pengembangan ekonomi kreatif berbasis pesantren dan pengelolaan sampah terpadu di lingkungan masjid.

Untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang sehat secara fisik dan mental serta hidup di lingkungan yang sehat pula, kami susun program Tasik Sehat. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini antara lain jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin, peningkatan pelayanan dan status puskesmas menjadi BLUD, rehab puskesmas pembantu dan lain-lain.

“Dalam RPJMD ini juga kita merencanakan untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah Cikatomas dan rintisan rumah sakit Manonjaya, Ciawi, dan Karangnunggal yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan rujukan,” ujar Ade, Senin, 9 April 2018.

Sedangkan untuk menangani masalah-masalah sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, disabilitas, disusun program Tasik Melayani dan Tasik Peduli Perempuan dan Anak. Melalui program itu kemiskinan pada akhir RPJMDditargetkan turun ke angka 9,44 persen, dan pengangguran terbuka tidak lebih dari angka 7 persen.

Terkait misi Mewujudkan Perekonomian yang Tangguh di Bidang Agribisnis dan Pariwisata ada program Tasik Makmur dan Piknik ka Tasik dengan kegiatan yang dilaksanakan antara lain penataan objek wisata galunggung, penataan objek wisata karangtawulan, revitalisasi objek wisata pamijahan, perintisan desa wisata,  cetak sawah baru, peningkatan produksi, perluasan kawasan pertanian organik, peningkatan produksi perikanan budi daya dan perikanan tangkap, peningkatan cadangan pangan pemerintah daerah dan masyarakat, revitalisasi plut dan technopark sebagai inkubator bisnis.

“Kami juga berkomitmen meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur wilayah berbasis tata ruang yang berkelanjutan. Program untuk peningkatan infrastruktur tersebut dirangkum dalam program Tasik Aman dan Nyaman, termasuk pemberian bantuan pemasangan energi listrik kepada masyarakat di daerah yang  belum terjangkau jaringan listrik,” beber Ade. [Jay]