Peristiwa

Puluhan Perantau Asal Tasik Ikut Balik Gratis ke Jakarta

initasik.com, peristiwa | Puluhan perantau asal Tasikmalaya berangkat ke Jakarta melalui program balik gratis yang diadakan Kementerian Perhubungan, Jumat, 30 Juni 2017. Namun, dari tiga bus yang disediakan, hanya satu bus yang digunakan dengan jumlah penumpang 43 orang.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, menilai, itu merupakan program bagus yang harus didukung semua pihak. Pemerintah memfasilitasi warganya yang akan merantau ke Jakarta dan sekitarnya. “Ini program yang bagus. Walaupun tidak bisa menarik semua penumpang, tapi minimal kita bisa memfasilitasi kebutuhan warga,” ujarnya usai melepas pemberangkatan bus.

Dalam kesempatan itu, Budi mendukung siapa saja warga Tasikmalaya yang hendak merantau, selama punya keahlian yang dibutuhkan dunia kerja atau berwirausaha. “Tapi kalau pergi ke daerah lain tanpa tujuan yang belum jelas, sebaiknya jangan. Di sini juga masih banyak peluang. Selama punya kreativitas dan inovasi, pasti bisa hidup,” tandasnya.

Kepala Terminal Tipe A Indihiang, Jenny Maria, menambahkan, kebanyakan yang ikut program itu merupakan pekerja pabrik di Tangerang, Jakarta, dan sekitarnya. “Yang kita sediakan tiga bus. Tapi mungkin sebagian sudah ada yang berangkat duluan atau masih betah di sini,” imbuhnya.

Menurutnya, siapapun boleh ikut program tersebut. Syaratnya punya KTP dan kartu keluarga. Tidak ada pembatasan pendaftar. Satu keluarga juga boleh. “Tahun ini Terminal Tipe A Indihiang menerima lima bus yang digunakan sebagai armada mudik gratis. Kalau balik gratis ada tiga bus, tapi yang dipakai satu,” sebutnya. [Jay]