Peristiwa

Replika Burung Garuda Curi Perhatian Warga

initasik.com, peristiwa | Replika burung garuda buatan warga Desa Pakembitan, Kecamatan Cikatomas, membetot perhatian warga yang hadir dalam pergelaran kesenian tradisional yang dipusatkan di Jalan Cisinga, Desa Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 29 Agustus 2018.

Dari sekian banyak penampilan yang disuguhkan perwakilan dari 39 kecamatan, replika setinggi empat meter itu salah satu yang menarik perhatian. Yana Rusyana, salah seorang pembuat replika, mengatakan, burung garuda dipilih lantaran melambangkan kesatuan dan persatuan bangsa, sebagai bentuk implementasi dari sebuah kekuatan, dan merupakan lambang untuk mengajarkan hirup akur serta sauyunan.

Ia menjelaskan, pembuatan replika burung garuda itu dibuat warga Desa Pakembitan selama kurang lebih satu bulan. Bahan dasarnya adalah dedaunan yang diikatkan pada sebuah rangka dari kayu.

Menurutnya, proses yang paling sulit itu adalah membuat rangka burung. Selain mesti mirip, beberapa bagian dari rangka juga mesti bisa digerakkan, seperti di bagian leher dan sayap burung.

Agar bisa bergerak, dua bagian katanya menggunakan tali sejenis tambang yang disembunyikan di dalam rangka lalu ujungnya dikeluarkan untuk kemudian ditarik oleh pemain. “Uuntuk bahan luarnya, kita menggunakan daun congkok, palem, sampai daun nangka,” sebutnya.

Ia bersyukur hasil karya masyarakat Pakembitan dapat apresiasi. “Meskipun lelah saat pembuatannya, tapi semua itu terbayarkan oleh rasa bangga masyarakat akan hasil karya kami,” imbuhnya. [Eri]