Dok. initasik.com
Informasi

Retribusi Angkot Bakal Dihapus

initasik.com, informasi | Pemkot Tasikmalaya akan mengakomodir keinginan para sopir angkutan kota (angkot) yang meminta retribusi TPR dihapus. “Dengan begitu, beban pengeluaran mereka berkurang,” ujar Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, Rabu, 17 Januari 2018.

Ia menyebutkan, permintaan penghapusan TPR itu datang dari para sopir angkot yang penghasilannya semakin berkurang setelah banyaknya angkutan umum berbasis aplikasi. Menurutnya, pemerintah juga sudah mengakomodir tuntutan mereka dengan mengeluarkan surat edaran larangan beroperasi bagi angkutan dalam jaringan (daring) alias online.

“Harus diingat juga, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tidak bisa dihindari. Semua bergerak ke sana. Mau tidak mau kita harus mengikuti arus itu. Kita harapkan para pengusaha angkutan juga mengikuti itu. Ada peluang di depan kita,” tuturnya.

Terkait rencana penghapusan TPR, Ivan menjelaskan, hal itu tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ada proses yang mesti dilalui dan harus mendapatkan persetujuan legislatif. “Kalau nanti sudah dihapus, dari TPR itu kita kehilangan pemasukan sekitar Rp 600 juta pertahun,” sebutnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?