Ist
Inspirasi

Ridwan Nasrullah Pembuat Aplikasi Pendataan Kawasan Karst


initasik.com, inspirasi | Kecintaannya pada alam, terutama kawasan karst dan gua, mendorong Ridwan Nasrullah untuk bergerak memberikan sesuatu yang lebih bagi lingkungan. Warga Bungursari, Kota Tasikmalaya, itu membuat aplikasi pendataan kawasan karst.

Dengan aplikasi yang diberi nama KarstKita itu diharapkan menjadi media untuk mengedukasi publik dan menyebarkan nilai-nilai yang berkaitan dengan karst. “Saya hanya mengandalkan rasa cinta pada gua. Tidak punya kemampuan yang berkaitan dengan IT. Benar-benar otodidak,” ujar pria kelahiran 1993 itu.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan karst dan gua dipelajarinya, sehingga jadilah aplikasi tersebut. Saat ini masih menggunakan software trial, sharenya juga masih manual ke perorangan. Sekarang sudah ada puluhan orang yang menggunakannya.

Alumnus Universitas Siliwangi itu mengatakan, ke depan tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan software full version, sehingga nantinya bisa diunduh di Google Play. Namun, kekurangan aplikasi ini tidak mengurangi terhadap tujuan awal, yaitu sebagai bentuk perlindungan kawasan karst dan gua dengan melalui pendataan.

“Cara menggunakannya sangat mudah. Tidak memerlukan GPS yang mahal harganya dalam melakukan pendataan. Dengan memiliki ponsel android dan menginstal aplikasi ini, masyarakat biasa sudah bisa melakukan pendataan. Ikut berperan melindungi alam,” terang pendiri Caves Society itu.

Ia menerangkan, manfaat aplikasi tersebut adalah sebagai penyimpanan data penting terkait potensi kawasan karst dan gua. Bisa juga sebagai bahan bahan pengajuan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) dan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK).

Paling utama adalah sebagai bentuk kehati-hatian ketika terjadinya bencana atau pengrusakan lingkungan. Kesadaran para pengusaha, pemerintah dan yang lainnya terhadap kerusakan lingkungan masih dalam tataran analisis setelah kejadian, buka prakejadian. Juga sebagai bukti kalau nanti ada perusakan alam, sehingga bisa dijadikan dasar membawanya ke ranah hukum.

“Karst itu berfungsi sebagai penyimpanan air kedua setelah gunung. Di Tasikmalaya, kawasan karst kurang lebih 2.000 m2 yang terbentang dari Kawalu sampai laut selatan. Untuk jumlah gua, data yang ada sekitar 500-an gua,” ungkapnya. [Syaepul]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?