Seni Budaya

Rotasi Rasa, Film Pendek Tentang Cinta Segitiga Karya Anak Tasikmalaya


initasik.com, seni budaya| Masa remaja umumnya merupakan masa awal setiap manusia mengenal cinta kepada lawan jenis. Cerita cinta yang berapi-api sampai kisah yang bikin patah hati mungkin pernah dirasakan oleh sebagian besar kawula muda. Termasuk Aditya Nugraha, sinemator independen asal Tasik yang sejauh ini sudah memproduksi belasan film.

Termasuk film pendek berdurasi 25 menit berjudul Rotasi Rasa. Sebelumnya, Aditya yang merupakan mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung juga pernah merilis Film pendek yang berjudul Jari Manis. “Kebanyakan film yang saya buat terinspirasi dari pengalaman sendiri, dari inspirasi yang bernama galau,” katanya sambil tersipu.

Aditya mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya lebih sering memproduksi film bergenre cinta. Katanya, hal tersebut lebih dekat dengan kesehariannya sebagai anak muda. “Saking sering bikin film tentang cinta, saya sampai dijuluki sutradara cinta oleh teman-teman sineas Tasik,” kata Aditya.

Mengenai Rotasi Rasa yang trailernya kini sudah ada di YouTube, Aditya menjelaskan bahwa dalam film tersebut dirinya berperan sebagai penulis cerita, penata fotografi, sekaligus sutradara. Dia menambahkan, Film Rotasi Rasa akan dirilis di Youtube channel Natnuha pada hari Kamis, 6 Juli 2017 jam 19.00 WIB. Bintang film yang Aditya rangkul dalam membuat proyek film ini merupakan anak-anak muda Tasik yang berbakat.

Salah satunya adalah Yogi. Memerankan Ilham dalam film Rotasi Rasa, Yogi sangat antusias melibatkan diri dalam proyek garapan Tangga Film ini. “Dari setiap short movie yang dibuat pun suka berbeda konflik dan alur ceritanya. Itu yang membuat saya senang bisa ikut dalam film-film Aditya Nugraha,” katanya.

Menurut Yogi, pembuatan film ini terbilang cepat sehingga tidak mengganggu aktivitasnya yang masih berstatus sebagai mahasiswa dan penyiar radio. “Kita syuting kurang lebih satu minggu. Meski terbilang sebentar, pengalamannya banyak sekali. Yang paling berkesan dan tidak akan saya lupakan adalah saat saya harus mengarungi Situ Gede dengan rakit bambu. Padahal naik perahu saja saya suka was-was. Tapi demi mendapatkan scene yang oke, saya harus professional melakukannya,” kata Yogi.

Sebagai bintang film Rotasi Rasa, dia berharap film ini sukses bikin penontonnya terbawa suasana ke dalam film. “Semoga makin sukses untuk Aditya dengan Tangga film-nya. Semoga perfilman Indie Tasik makin keren dengan karya-karyanya,” harap Yogi.[kl]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentari

Komentari