Informasi

Saat Akan Masuk Ruang Paripurna, Bupati Tasik Dicegat KPK

initasik.com, informasi | Saat akan memasuki gedung DRPD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 26 Juli 2017, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, dicegat lima orang berseragam KPK. Mereka lantas berbincang di meja tamu gedung dewan.

Tidak jelas apa yang mereka bicarakan. Di meja itu, bupati dikepung empat orang. Sementara yang seorang lagi sibuk mengambil gambar. “Saya kaget juga. Kiranya apa. Ternyata hanya mau mengenalkan diri,” ujar Uu usai bertemu mereka.

Kehadiran orang-orang dengan seragam bertuliskan KPK itu sempat mencuri perhatian banyak orang. Apalagi, tadi pagi baru saja digelar upacara peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Tasikmalaya, di halaman setda.

Bukan hanya masyarakat umum yang penasaran, kalangan jurnalispun sama. Di antara warga ada yang berceloteh, “Awas! ada KPK.” Ada juga yang mengolok-olok mereka.

Usut punya usut, ternyata itu bukan Komisi Pemberantasan Korupsi, tapi Komunitas Pengawas Koruspi. Singkatannya sama. Malah, bentuk hurufnya juga nyaris sama dengan komisi antirasywah itu. Bedanya hanya di paduan warna.

“Tadi ke bupati disampaikan kalau di Kabupaten Tasik sudah ada kami. Tupoksinya mengontrol APBN, APBD, dan kebijakan publik. Kami sudah enam bulan ada di Tasik ini, dan sudah tersebar di 24 provinsi,” sebut Ketua DPC KPK Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Haneng. [Jay]