Keluarga

Salat Berjamaah Tepat Waktu Tentukan Nasib

initasik.com, keluarga | Niat hati mau ikut menginap di rumah temannya, di Banjaran, Kabupaten Bandung, Ustaz Uu Suhendar malah diminta untuk menasehati anak tuan rumah yang belum menikah di usianya yang sudah kepala tiga. Permintaan itu diiyakan.

Sampai di Banjaran, pendakwah asal Kota Tasikmalaya itu langsung berbincang dengan anak tersebut, didampingi orangtuanya. Setelah ngobrol panjang lebar, Ustaz Uu menyarankan agar anak itu mengubah kebiasaan buruknya yang selalu menunda-nunda salat.

“Saya sarankan untuk selalu salat berjamaah tepat waktu. Apalagi jarak rumah ke masjid dekat. Satu waktupun jangan telat. Harus selalu awal waktu,” tandasnya saat ceramah di Pengajian Pekanan Ramadan yang digelar Ikatan Dai Indonesia Kota Tasikmalaya, di Gedung Dakwah, Ahad, 4 Juni 2017.

Saran serupa ia sampaikan kepada wakil direktur salah satu perusahaan. Dalam satu kesempatan, pria itu curhat kepada ustaz. Ia sering merasa sakit, padahal tidak punya penyakit. Hasil diagnosa dokter menyatakan begitu. Tidak ada penyakit dalam tubuh wakil direktur itu.

Ustaz Uu menyarankan untuk membiasakan salat berjamaah tepat waktu. Soalnya, setelah ditanya, ternyata dia selalu salat di akhir waktu. Salat Zuhur pukul setengah dua. Asar dan waktu salat lainnya juga begitu. Apalagi Subuh.

“Bila azan sudah berkumandang, tapi kita diam saja, tidak berangkat ke masjid, itu berarti kita tidak mencintai Allah dan RasulNYA. Hidup kita pasti susah. Selalu dirundung gelisah,” tandasnya.

Ia menegaskan, salat berjamaah di masjid di awal waktu sangat berpengaruh terhadap perilaku dan nasib seseorang, terutama di akhirat kelak. Rasulallah Sallalahu alaihi wasallam selalu memuji sahabatnya yang tidak pernah ketinggalan salat berjamaah.

“Anak teman saya yang belum nikah itu, berkat izin Allah, alhamdulillah sebulan kemudian menikah,” sebutnya.

Begitupun wakil direktur yang merasa sakit tapi tak punya penyakit itu. Hidupnya kembali sehat. “Programkan, mulai hari ini salat berjamaah di awal waktu,” sarannya. [Jay]