Seni Budaya

Sanggar Seni Dewa Motekar Uji Tari Para Nonoman

initasik.com, seni budaya | Sanggar Seni Tari Dewa Motekar Production (DM Pro) semakin menunjukkan eksistensinya. Kamis (21/10) lalu, sebanyak 56 siswanya mengikuti ujian tari di Saung Genah Calik Kota Tasikmalaya. Dalam ujian tersebut, ada beberapa tarian yang ditampilkan, di antaranya tari zapin, sulanjana, ngarojeng, piring, dan tari merak.

“Setiap nonoman (siswa,red) menjalankan latihan tari dua minggu sekali dan setelah empat bulan masa latihan, mereka ikut ujian. Ujian ini untuk menentukan apakah mereka layak untuk mengikuti latihan di level selanjutnya atau masih harus mengulang,” tutur Chris Novika Supardi, pemimpin sanggar.

Alumnus Universitas Pendidikan Indonesia itu menyebutkan, ujian tari tersebut diikuti oleh anak-anak mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan umum. Sebelum ujian berlangsung, seluruh siswa DM Pro mengikuti beauty class bersama tim dari salah satu perusahaan kosmetik. Para orangtua siswa TK dan SD juga ikut berpartisipasi dengan mendandani anaknya.

“Seorang penari itu harus bisa dandan. Sengaja kami bekerja sama dengan sebuah perusahaan kosmetik agar para nonoman beserta ibunya yang suatu hari akan jadi manajer anak-anaknya, mengetahui cara berdandan dan cara merawat wajah dengan benar,” kata Chris.

Setelah ujian beres, pengumuman kelulusan pun dilaksanakan hari itu juga. Menurut Chris, 95 persen siswanya lulus ujian. Sisanya direkomendasikan untuk mengulang materi tari. “Semoga para nonoman selalu semangat untuk sama-sama mengangkat seni tari nusantara,” katanya.

Di akhir acara, DM Pro juga mengumumkan dua orang siswanya yang menjadi nonoman motekar atau siswa dengan skor nilai ujian paling tinggi. Untuk kelas anak, predikat nonoman motekar diraih oleh Marsha. Sedangkan untuk kelas dewasa, predikat nonoman motekar diraih oleh  Miga Nur Safitria Suryadi.

“Senang banget bisa menjadi nonoman motekar. Semoga saya dan teman-teman yang lain bisa membawa nama baik DM Pro ke depannya,” harap Miga. [kl]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?