Peristiwa

Saung Pernikahan Disapu Angin

Kabupaten Tasik | Dua hari menjelang pernikahan putri keduanya, Maman Maulana, dibuat kaget. Warga Kp. Kebon Kalapa 03/01, Desa/Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, itu mendapat musibah.

Saung (tenda) buat tamu undangan disapu angin puting beliung, Jumat, 26 Desember 2014. Musibah yang terjadi sekitar pukul setengah dua siang itu membuat Maman dan warga lainnya ketakutan. Angin berputar kencang menghancurkan semua yang dilaluinya.

“Rencana pernikahannya besok. Tenda sudah dipasang. Tinggal pakai. Tapi bapak bisa lihat sendiri, tendanya ambruk. Terpalnya pada terbang. Saya sudah menghubungi penyewa tenda, katanya jam sembilan mau ke sini, tapi sampai sekarang belum datang-datang,” tuturnya, Sabtu, 27 Desember 2014.

Maman adalah satu dari puluhan kepala keluarga di RT 01/03 yang terkena dampak sapuan angin puting beliung. Sementara Utang, warga Kp. Babakan Pasanggarahan 03/02, Desa Rajapolah, rumahnya hancur ditimpa reruntuhan pohon alba. Ia pun terkena jatuhan genteng yang menancap di dadanya, sehingga harus dirawat dengan sembilan jahitan.

Camat Rajapolah, Wawan Herawan, menyebutkan, berdasarkan data di lapangan, tercatat ada 199 rumah yang mengalami rusak ringan sampai berat. Yang paling banyak di Desa Rajapolah yang mencapai 53 rumah, kemudian Desa Manggungsari 40 rumah, Desa Dawagung 17 rumah, Desa Tanjungpura 37 rumah, Desa Manggungjaya 26 rumah, dan Desa Sukaraja 26 rumah.

Diperkirakan, kerugian materi mencapai Rp 598 juta. “Saya sudah laporan ke pihak-pihak terkait. Dari kemarin kita sudah keliling ke semua lokasi, dan koordinasi dengan para kepala desa. Rumah-rumah yang rusak ringan sudah diperbaiki pemilik. Untuk yang rusak berat, kita akan koordinasi dengan yang lain,” ujar Wawan.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Ricky Lesmana, usai memantau lokasi, menambahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, selain Kecamatan Rajapolah, angin puting beliung menghantam rumah-rumah di Kecamatan Jamanis. Salah satunya di Kp. Sukamulya, Desa Sindangraja. “Ada 35 rumah yang mengalami kerusakan,” sebutnya. initasik.com|sep

Komentari

komentar