aslim | initasik.com
Inspirasi

SD Kersamaju Bangun Sarana Sekolah Gunakan Uang Infak Siswa

initasik.com, inspirasi | Sarana SD Kersamaju, di Kp. Tanjungpura, Desa Kersamaju, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, dibangun dengan uang infak siswa. Bukan hanya perpustakaan dan pagar sekolah, tempat cuci tanganpun dibuat dengan cara rereongan.

Dengan jarak tempuh 56 km dari kantor  UPTD Kecamatan Cigalontang, perlu waktu dua jam untuk sampai di sekolah ini.

Perjalanan melewati dulu daerah jalan raya Garut hingga jembatan Cikuray. Lokasinya berada  di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Garut.

Sekolah ini berdiri sejak 1962, tepatnya 27 Oktober 1962. Luas bangunannya 1.450 m2. Di Kecamatan Cigalontang, SD Kersamaju merupakan lembaga pendidikan yang paling tua. Sekarang, jumlah muridnya ada 206 orang dengan 9 pengajar.

Sejak kehadiran kepala sekolah baru, perubahan terlihat drastis, mulai dari penataan taman, tempat cuci tangan, MCK, hingga ruangan perpustakaan serta pagar halaman. Menariknya, semua itu dibangun menggunakan uang infak siswa.

Kepala SD Kersamaju, Endang K.A. Ma.Pd, S.Pd, mengatakan, infak yang digelorakan di sekolahnya merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa. Setiap hari mereka diajak berinfak.

“Alhamdulillah, dari hasil infak tersebut kini sekolah sudah bisa membangun pagar di halaman sekolah. Tidak hanya itu, kami pun bisa memperbaiki WC, yang tadinya tidak punya tempat untuk buang air kecil, sekarang sudah tersedia. Sekarang, di SD kami pun sudah mempunyai alat drum band,” tutur Jajang.

Menurut dia, dengan adanya kotak infak, para siswa belajar menyisihkan uang sakunya untuk kepentingan bersama. “Memang tidak begitu banyak. Tapi, yang kami lihat di sini adalah semangat mereka untuk berinfak sungguh luar biasa. Setiap kali ada petugas  yang datang, anak-anak sudah menyiapkan uang masing-masing,” sebutnya. aslim

Komentari

komentar