Syaepul | initasik.com
Edukasi

SDN 1 Jayaratu Gunakan Barang Bekas Jadi Media Pembelajaran

initasik.com, edukasi | Media pembelajaran bisa menggunakan apa saja. Memanfaatkan barang bekas pun jadi. Malah menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak, karena terlihat unik. Membuat antusias.

“Dengan alat ini, anak-anak bisa belajar tangga nada. Berkesenian memanfaatkan barang bekas. Anak-anak bisa belajar dari alat yang sederhana,” kata Yuyuk Rukmini SPd, guru kelas V SDN 1 Jayaratu, di Kp. Nagrog, Desa Jayaratu, Kecamatan Sariwangi.

Menurutnya, dengan memanfaatkan barang bekas bisa menjadi motivasi anak untuk kreatif. Mempelajari sesuatu dengan mudah. “Jadi, belajarnya bukan hanya teori, melainkan langsung praktik dengan menggunakan alat seadanya. Alat ini dibuat tahun 2014,” terangnya.

Agar anak-anak bisa berprestasi harus ada kerja sama antara sekolah dengan pihak orangtua. Memfasilitasi serta memanfaatkan potensi yang ada di setiap anak. Selain mencari, memperoleh, harus melatihnya juga agar anak-anak bisa berkembang. “Tidak selalu menunggu difasilitasi pihak sekolah. Memanfaatkan sesuatu yang ada di luar sekolah,” ujarnya.

Ia meyakini, dengan cara seperti itu, kecerdasan serta kreativitas anak akan terus bertumbuh. Kemampuannya bertambah. Buktinya, anak-anak didiknya saat FLS2N Tingkat Kecamatan membawa pulang piala nyanyi solo, pupuh, pantomim, dan mendongeng.

“Anak-anak harus dibiasakan. Tidak dilatih hanya pas ada lomba saja. Melainkan dipersiapkan sejak awal. Dibimbing secara langsung. Latihan rutin setiap satu minggu dua kali,” tandasnya. [Syaepul]