Peristiwa

Sebelum Longsor, Ujang akan Salat Asar

Kabupaten Tasik | Longsor yang terjadi di Kp. Tagog, Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 25 November 2015, meninggalkan luka mendalam bagi Siti Masitoh, 46 tahun, dan keluarga.

Warga Kp. Pamoyanan, Desa Karangmukti, itu kehilangan suaminya, Ujang Rustaman, untuk selamanya. Ujang diduga kuat tertimbun tanah. Hingga Kamis, 26 November 2015, sore, pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu belum ditemukan tim evakuasi.

Siti menuturkan, beberapa menit sebelum terjadi longsor, setelah beres mandi dan cuci pakaian di WC umum, Ujang menyuruh dirinya pulang duluan ke rumah. Sementara Ujang bertahan di sana karena akan menunaikan salat Asar.

Anjeuna miwarang abdi uih tipayun, margi anjeuna bade netepan saurna. Tah ti saprak harita abdi nguping soanten ngaguruh, pas ditinggali aya longsor. Abdi ngaleketey ninggal WC tos katutupan ku taneuh. Pun lanceuk duka nuju palih mana posisina,” tutur Siti lirih.

Di mata Siti, Ujang merupakan suami yang penuh tanggung jawab. Sebelum menjadi buruh bangunan, ia menjadi pedagang asongan dan biasa mangkal di rumah makan 99 yang terbawa longsor.

Herman, teman dekat Ujang, menambahkan, sepanjang yang dirinya ketahui Ujang adalah pribadi yang sangat baik, taat beribadah, dan tidak pernah mengeluh. “Abdi ti SD keneh sakelas sareng anjeuna. Ujang mah jalmina sabaran, jeung tara telat solat,” imbuhnya. initasik.com|dzm

Komentari

komentar