Dok. initasik.com
Peristiwa

Sejak Ramai Soal Orang Gila Siksa Ulama, Pasien Yayasan Mentari Hati Bertambah

initasik.com, peristiwa | Pasien Yayasan Mentari Hati Tasikmalaya bertambah banyak sejak ramai soal orang gila menyiksa ulama. Kini, jumlah pasiennya ada 140 orang, termasuk kiriman dari polisi dan Satpol PP.

Pengelola Yayasan Mentari Hati Tasikmalaya, Dadang Heryadi, menyebutkan, sampai sekarang sudah ada tujuh orang pasien kiriman aparat yang konon ditangkap di pesantren dan masjid.

“Tapi saya yakin bukan didapat di pesantren atau masjid. Bisa jadi hasil sweeping di jalan. Tidak mungkin orang gila masuk pesantren atau masjid, kecuali baru setengah gila atau pura-pura gila,” tuturnya, Rabu, 21 Februari 2018.

Menurutnya, selama mengelola yayasan sejak 2007, sekalipun belum pernah dapat orang yang benar-benar gila masuk pesantren atau masjid. Pernah sekali dapat di Masjid Agung Tasikmalaya, tapi dia masih punya kesadaran dan perempuan.

Ia menyebutkan, beberapa orang gila yang dibawa Satpol PP sudah masuk database Yayasan Mentari Hati. Mereka biasa luntang-lantung di jalan, tapi pasti pulang ke rumahnya. “Kalau yang seperti itu kami tidak bawa ke sini. Mereka punya keluarga dan suka pulang ke rumahnya,” ujar Dadang.

Dadang mengaku kerap direpotkan dengan datangnya orang gila titipan, lantaran harus ada prosedur yang ditempuhnya, seperti saat penyerahan harus divideo dan sebelumnya pasien harus dibawa dulu ke dokter jiwa. [Jay]