Birokrasi

Sejatinya Media Massa Turut Mencerdaskan Masyarakat

Kabupaten Tasik | Media massa harus mencerdaskan masyarakat. Jangan sebaliknya. Keberadaannya mesti membuat masyarakat yang asalnya tidak paham menjadi paham, sehingga tercerahkan. Media massa jangan menjadi penyebar kebencian dan pemicu konflik.

Begitu harap Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, saat membuat Konferensi Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tasikmalaya, di pendopo lama, Kamis, 23 Maret 2017. “Sampaikan pencerahan kepada masyarakat, sehingga paradigma berpikirnya semakin berkembang. Jangan lantas setelah membaca berita, masyarakat jadi penuh ketakutan atau benci kepada pemerintah. Sebarkanlah kemaslahatan,” pintanya.

Ia mengaku, kadang suka dibuat tidak nyaman oleh oknum wartawan. Pertanyaan-pertanyaannya selalu menyudutkan. Mencari-cari kesalahan. Kehadiran mereka bukan menjadi solusi, tapi menambah masalah baru.

“Sekarang ini banyak yang mengaku wartawan dengan gaya yang menurut saya berlebihan. Di bajunya ada tulisan pers dengan ukuran besar  Pakai jaket kulit dan kartu pengenal digantung di saku. Sigana mah asa pangaingna, padahal surat kabarna duka di mana. Tapi, kan, orang Cigalontang tidak tahu kalau mereka itu wartawan  odong-odong,” tuturnya.

Untuk itu, ia berharap agar PWI bisa memberikan pemahaman kepada para wartawan lain yang punya semangat meliput, tapi tidak didukung keilmuan dan etika. “Kami sebagai pemerintah tentu saja membutuhkan media massa. Saya ucapkan terima kasih kepada para wartawan yang telah memfasilitasi komunikasi kami dengan masyarakat. Kami dibantu media massa untuk menyebarkan informasi dan program-program pemerintah,” terang Uu.

Di masa kepemimpinannya, Pemkab Tasikmalaya diganjar peringkat dua dalam soal keterbukaan informasi publik di Jawa Barat. Ia mengaku selalu terbuka dengan siapapun. “Pemerintah hebat adalah yang mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Keinginan masyarakat sampai kepada pemerintah, program pemerintah sampai kepada masyarakat,” tandasnya. initasik.com|is/adv

Komentari

komentar