Peristiwa

Sekali Berkata Kasar, Denda Rp 500

Kabupaten Tasik | Cara jitu yang diterapkan di SD Sindangpalay, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, ini uboleh ditiru sekolah lain untuk ngawarah murid yang suka berkata kasar.

Mudah dijumpai, anak-anak memanggil temannya pakai nama binatang. Anehnya, yang dipanggilnya pun menyahut dan menghampiri. Tapi itu tidak berlaku di SD Sindangpalay. Sekolah membuat peraturan; bila ada murid yang berkata kasar, maka akan didenda Rp 500 per kata.

Kepala SD Sindangpalaya, Asep, S.Pd, M.M, mengatakan, aturan itu sudah diterapkan sejak awal 2013. “Kalau misalkan dalam satu hari mereka berkata tiga kali berkata kasar, dendanya Rp 1.500,” ujarnya.

Ide suami Ny. Esih itu  mendapat sambutan positif dari para guru, hingga akhirnya dibuatlah sebuah peraturan yang isinya barang siapa yang ketahuan mengeluarkan kata-kata kasar, maka akan didenda sebesar Rp 500. Dan itu tertuang dalam surat perjanjian bersama orangtua siswa.

“Bulan pertama sejak diberlakukan aturan tersebut, ada anak yang sampai didenda Rp 30.000 sebulan. Lalu di bulan berikutnya jadi Rp 15.000, hingga akhirnya tidak ada yang didenda sama sekali,” tutur Asep sumringah.

Setelah itu berhasil, sekolah membuat lagi aturan baru. Barang siapa yang membuang sampah sembaranagan, maka akan didenda Rp 500 juga. “Semoga dengan pola seperti itu, anak-anak akan terbiasa berkata baik dan tidak membuang sampah sembarangan di manapun mereka berada,” harapnya. initasik.com|salim

Komentari

komentar