Peristiwa

Sekretaris MUI Kota Tasik Pertanyakan Peran Densus 88

nitasik.com, peristiwa | Beruntunnya teror bom di Surabaya dan daerah lainnya menimbulkan tanda tanya di benak Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya, Aminudin Bustomi. Ia mempertanyakan peran Densus 88 yang dibentuk khusus untuk menangani aksi terorisme.

Di samping itu, ia menegaskan, aksi teror itu merupakan perbuatan biadab dan terkutuk. Aminudin mengecam perbuatan tersebut. “Tidak hanya manusia, Tuhan dan seluruh malaikat juga mengutuk perbuatan seperti itu,” tegasnya saat ditemui usai menghadiri acara di gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Senin, 14 Mei 2018.

Ia meminta aparat penegak hukum sesegera mungkin mengusut tuntas para pelaku sampai ke-akar-akarnya, sehingga tidak lagi terjadi aksi-aksi nekad yang mengorbankan nyawa-nyawa tidak bersalah.

Menurutnya, perlu ada evaluasi menyeluruh kenapa aksi seperti itu masih terjadi. “Kan Densus 88 itu dibentuk khusus untuk hal-hal seperti itu, tapi kenapa itu masih terus terjadi? Di sini harus ada evaluasi,” tandasnya.

Ia menambahkan, keseriusan pemerintah dalam menangani hal semacam ini juga sangat diperlukan. “Jangan hanya menggelar diskusi tentang antiterorisme atau apalah. Harus ada langkah khusus. Kajian dari berbagai sudut pandang juga harus dilakukan,” pungkas Amin. [Eri]