Peristiwa

Seminar di UPI, Peserta Harus Bawa Wadah Makanan dari Rumah

Kota Tasik | Ada yang tak biasa dalam seminar pendidikan “Education For Earth Life� di aula kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tasikmalaya, Jumat, 21 Oktober 2016. Di tempat duduk yang merangkap meja tersimpan wadah makanan dan botol minuman.

Wadah makanan itu berisi berbagai kudapan. “Setiap peserta seminar memang diwajibkan membawa wadah makanan dan botol minuman dari rumah,” ujar Presiden BEM Republik Mahasiswa UPI Tasikmalaya, Hari Ahmad Zulfikar, di sela acara.

Menurutnya, dalam acara tersebut panitia sengaja tidak menyodorkan snack yang biasa dikemas dalam dus. Panitia hanya menyediakan makanannya. Saat akan masuk aula, peserta diperbolehkan mengambil makanan sesukanya dan dimasukkan ke dalam wadah yang dibawa masing-masing.

“Kami ingin mengedukasi peserta untuk mencintai lingkungan. Salah satunya mengurangi penggunaan plastik. Kami tidak ingin nyampah. Kalau kita sediakan snack yang biasa dikemas dalam dus, beres acara pasti banyak sampah,” tuturnya.

Sepengetahuannya, acara berkonsep zero waste event itu kali pertama digelar di Kota Tasikmalaya, malah di Priangan Timur. Ke depan, konsep serupa akan diterapkan dalam agenda-agenda lain.

Diharapkan, seiring berjalan waktu masyarakat semakin mencintai lingkungan dengan menghindari makanan-makanan berkemasan plastik. Ke mana-mana bawa wadah. Beli cilok pun, misalnya, tidak dibungkus plastik tapi dimasukkan ke dalam wadah yang selalu dibawa.

“Kami sudah bersinergi dengan komunitas-komunitas pecinta lingkungan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga bumi,” tandasnya seraya menambahkan, seminar tersebut digelar dalam rangka dies natalis ke-62 UPI.

Saliska Cindi Apipah dan Eva Arisandi, mahasiswi UPI Tasikmalaya, mengaku baru kali pertama mengikuti acara berkonsep zero waste event. “Bagus. Jadinya tidak ada sampah di ruang seminar ini. Kita dukung,” kata Saliska. initasik.com|shan

 

Komentari

komentar