Endang sedang memasang kancing celana milik perempuan berkaos putih | Jay/initasik.com
Ekbis

Sepekan Sebelum Lebaran, Tukang Permak Celana Kebajiran Berkah


initasik.com, ekbis | Sepekan jelang lebaran Idul Fitri, para tukang permak celana di trotoar Jl. KH Zainal Musthafa Kota Tasikmalaya kebanjiran berkah. Pendapatan mereka naik berlipat-lipat dibanding biasanya.

Endang Sutisna, tukang permak celana asal Gunung Kialir, Cibeureum, membenarkan, beberapa hari terakhir ini dirinya kewalahan melayani permintaan memperbaiki celana atau baju. Untuk itu ia mengajak rekannya buka jasa permak agar bisa terlayani semua.

“Itu teman saya. Kalau banyak pekerjaan, saya berikan sama dia,” ujar Endang seraya menunjuk tukang permak lain yang berada di sebelah kirinya, Kamis, 22 Juni 2017. Mereka hanya terpisah jarak sekitar lima meter. Berdekatan.

Ia mengaku sudah menjalani pekerjaannya itu selama sembilan tahun. Setiap akan lebaran pasti selalu kebanjiran order. Banyak yang datang ke tempatnya untuk mengecilkan celana, baju, atau memasang kancing. Uang jasanya beda-beda. Tergantung kesulitan. Kisarannya mulai Rp 5.000 sampai Rp 25 ribu.

“Alhamdulillah kalau bulan puasa ini selalu saja ada yang memberi uang lebih. Harusnya bayar Rp 25 ribu, dikasihnya Rp 30 ribu. Sisanya sedekah, katanya. Mereka sudah langganan juga,” sebutnya.

Pengakuan serupa dilontarkan Nana, tukang permak asal Saripin, Purbaratu. Pria yang sudah tujuh tahun buka jasa permak di trotoar hazet itu mengatakan, kalau hari biasanya pendapatannya kisaran Rp 20 ribu – Rp 30 ribu.

“Sudah beberapa terakhir ini, alhamdulillah dapat Rp 100 ribu lebih. Pernah dapat Rp 150 ribu,” ucapnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?