Dok. initasik.com
Informasi

Sertifikasi Lahan Padi Organik, Pemkab Tasik Butuh Bantuan Pusat

initasik.com, informasi | Lahan budidaya padi organik di Kabupaten Tasikmalaya sudah mencapai 8.500 hektar. Namun, dari ribuan hektar itu, baru 400 hektar yang sudah tersertifikasi internasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Muhamad Zein, berharap ada bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk penyertifikatan lahan-lahan organik, sehingga pihaknya bisa lebih fokus pada pengembangan budidaya padi organik.

“Kita ingin menguatkan sertifikasinya. Tapi itu mahal. Kita menunggu bantuan dari provinsi dan pusat. Biayanya di atas Rp 100 juta untuk kisaran 100 hektar. Itu sertifikasi internasional, kalau nasional di bawah itu,” tuturnya.

Menurutnya, kalau sudah tersertifikasi, harga jualnya lebih mahal. Di atas Rp 20 ribu per kilogram. Mudah menembus pasar internasional. Sampai sekarang sudah ada tujuh negara yang menjadi pasar beras organik asal Kabupaten Tasikmalaya, seperti Amerika Serikat, Jepang, Belgia dan lain-lain. [Jay]

Komentari

komentar