Olahraga

Sesama Bobotoh Nyaris Ribut

Kota Tasik | Nonton bareng laga final antara Persib vs Persipura di halaman bekas kantos Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, 7 November 2014, sempat diwarnai insiden. Ada dua kubu yang terlihat bersitegang. Mereka saling melempar kata-kata kasar dan sempat terjadi aksi dorong. Penyebabnya entah kenapa.

Beruntung petugas kepolisian sigap melerai. Pentolan salah satu kubu pun sibuk menenangkan rekan-rekannya. Keadaan kembali terkendali, meski di antara mereka masih ada yang terlihat bernafsu. “Era atuh euy, maenya sarua make baju Persib ribut,” teriak seorang penonton.

“Kampungan lah,” kata yang lain.

Lantaran kejadian itu, hampir semua mata mengalihkan pandangannya. Mereka tak melihat layar lebar. Semua tertuju pada keributan tersebut. Namun, itu tidak berlangsung lama. Penonton kembali bersorak dan berjingkrak mendukung Persib.

Dalam final Liga Super Indonesia 2014 itu, akhirnya Persib memecahkan telur, setelah 19 tahun lamanya tidak meraih gelar juara. Maung Bandung memenangi pertandingan melalui drama adu penalti dengan skor 5-3. Semua larut dalam suka-cita. Kembang api pecah di udara. Asap mengepul di tengah kerumunan. Suara dram membahana. Persib juara. initasik.com|ashani

Komentari

komentar