Sosial Politik

Sesumbar Amir Mahpud di Pilkada Kota Tasik

 

Kota Tasik | Pilkada Kota Tasikmalaya belum terlepas dari dominasi Mayasari Bhakti Utama, perusahaan besar yang banyak bergerak di jasa transportasi. Kendati bukan partai politik, perusahaan tersebut berperan bak dalang yang mengatur lakon cerita.

Siapa harus jadi apa ada di tangan sang pengusaha. Partai politik yang sejatinya menjadi lokomotif pergerakan malah seperti gerbong. Hanya pengikut. Coba tengok. Presidium Koalisi Perubahan yang di dalamnya ada Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat diketuai oleh Amir Mahpud, orang penting di Mayasari Bhakti Utama. Kenapa ketuanya bukan pimpinan Partai Gerindra, misalnya, yang sejak awal menginisiasi Koalisi Perubahan?

Dominasi Mayasari dalam perhelatan politik bukan kali ini saja. Dalam pilkada 2012, mereka mendukung Budi Budiman – Dede Sudrajat. Misi berhasil. Pasangan tersebut terpilih jadi wali kota dan wakil wali Kota Tasikmalaya.

Pikada kali ini skenario diubah. Budi tak lagi didukung Mayasari. “Kami tidak mau mempertaruhkan nama baik keluarga besar Mayasari,” ujar Amir, di sela pendaftaran Dede – Asep sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota, ke KPU Kota Tasikmalaya, Jumat, 25 September2016.

Menurut Amir, pencabutan dukungan itu lantaran kepemimpinan Budi banyak dikeluhkan birokrat dan masyarakat. Pihaknya sering menerima laporan yang bernada sumbang. “Di tahun pertama menjabat wali kota, Budi itu sudah kami peringatkan. Tahun kedua juga kami peringatkan. Tahun  ketiga dan keempat juga, hingga akhirnya kami mencabut dukungan. Kalau dukungan kepada Budi dilanjutkan akan merusak nama baik Mayarasi,” tuturnya.

Ditanya keluhan apa saja yang sering disampaikan birokrat terkait kepemimpinan Budi, Amir enggan merinci. Ia malah menyarankan tanyakan langsung ke para birokrat. Tapi saat diminta satu hal yang tidak disukai dari Budi, Amir menjawab, “Sampaikan ini ke Budi; jangan bohong.”

Tidak lagi mendukung Budi, bukan berarti Mayasari lantas diam. Kini mereka menyodorkan Dede Sudrajat – Asep Hidayat. Pemaketan sudah jadi, dan dibingkai dalam Koalisi Perubahan. KPU pun telah menyatakan pendaftaran mereka memenuhi syarat.

Namun, Amir enggan menyebut angka saat ditanya berapa anggaran yang disediakan untuk pemenangan Dede – Asep. “Buat Kota Tasik, kecil lah. Nothing,” ujarnya sambil menjentikkan jari jempol dari kuku kelingking. initasik.com|shan

 

 

Komentari

komentar