Ekbis

Setelah Lama “Menghilang”, Penjual Kerang Hijau Kembali Datang

initasik.com, ekbis | Beberapa tahun ke belakang, penjual kerang hijau rebus meruyak di mana-mana. Mereka jualan pakai roda dorong. Entah kenapa, mereka jarang terlihat lagi. “Menghilang” begitu saja.

Tiba-tiba, kini kembali datang. Jualan lagi. Tapi bukan pakai roda, melainkan mobil. Cecep Hidayatulloh, penjual kerang hijau rebus mengaku sudah tiga tahun jualan pakai mobil. Tiga mobilnya digunakan lahan usaha.

Itu dilakoninya di wilayah Garut. Sekarang, ia menjajal Tasikmalaya. Warga Kampung Patrol, Desa Giri Makmur, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, itu biasa berjualan kerang rebus itu berkeliling, menempuh jarak yang cukup jauh.

“Dari Malangbong berangkat sekitar pukul 12 siang, sampai Tasik biasanya setelah Asar. Keliling via Ciawi, Rajapolah, Pagendingan, dan istirahat di Alun-alun Indihiang. Sorenya kadang di pool Budiman,” tuturnya.

Menurutnya, satu mobil biasa membawa 75 kilogram kerang. Omzetnya mencapai Rp 1,5 juta. Ia belanja kerang ke Indramayu. “Setiap hari paling sedikit habis satu kuintal,” sebut Cecep.

Sayangnya, meskipun peminat kerang rebus ini banyak, terkadang bahan baku kerang sulit didapat. Penjualan tinggi, tapi tak ada barang. Untuk menyiasatinya, ia juga jualan tutut rebus. Harganya sama, minimal beli Rp 5.000. [Eri]