Siaran TVRI Jelek, Warga Pilih Parabola
Historia

Siaran TVRI Jelek, Warga Pilih Parabola

Para pemilik parabola mengaku sering dibuat kesal dan tidak nyaman saat menonton TVRI. Kualitas gambarnya jelek. Parabola solusinya. “Memang kadang-kadang memutar saluran tv luar negeri, tetapi itu bukan satu-satunya alasan. Keluarga lebih mendambakan acara dari TVRI.Selain mudah dipahami, juga sehat,” ujar salah seorang pejabat Pemda Tasikmalaya yang memiliki parabola.

Pikiran Rakyat, Rabu, 29 Juni 1988, memberitakan, melemahnya penerimaan siaran TVRI di Tasikmalaya disebabkan stasiun pemancar TVRI di Cukuray, Garut, mengalami gangguan. Ketika Menteri Penerangan, Harmoko, berkunjung ke Garut, ia berjanji akan memperbaiki dan meningkatkan daya pancar stasiun Cikuray.

Bupati Tasikmalaya, Adang Roosman, saat menerima utusan PRSSNI, juga mengemukakan keluhan melemahnya penerimaan siaran TVRI. Menurutnya, usaha memperkuat daya pancar stasiun Ciamis agar bisa diterima baik di Tasikmalaya terbentur biaya yang sangat besar. “Sekitar Rp 80 juta,” sebutnya.

Saat televisi masih menjadi barang mahal, warga Tasikmalaya biasa berkumpul di rumah yang punya tv untuk menyaksikan tayangan-tayangan dunia, seperti yang terlihat dalam foto. Warga Tasikmalaya bergerombol di depan toko elektronik di Jl Pasar Baru untuk enonton pertandingan tinju antara Mike Tyson melawan Michael Spink. Tyson mengalahkan Spink kurang dari menit.Namun, 30 menit sebelum pertandingan dimulai, Tasikmalaya seakan mati. Lalu-lintas sepi. initasik.com|shan

Komentari

komentar