Peristiwa

Simbol Prestasi Olimpiade Barcelona, Tugu di GOR Susi Susanti Terbengkalai

initasik.com, peristiwa | Nama Susi Susanti meroket setelah dirinya memenangi medali emas pertama di cabang olahraga bulutangkis dalam Olimpiade Barcelona, 1992. Tempat kelahirannya, Tasikmalaya, turut disebut-sebut.

Sebagai upaya untuk menghormatinya serta berharap atlet-atlet bulutangkis berprestasi kembali lahir, dibuatlah gedung olahraga (GOR), termasuk tugu, yang terletak di Jalan Dadaha, Kota Tasikmalaya. Nama GOR-nya pun Susi Susanti.

Namun, tugu di GOR itu kini terbengkalai. Kesannya kumuh. Tidak terawat. Banyak bagian cat yang mengelupas. Ilalang tumbuh liar menutupi bagian bawah tugu. “Tugu tersebut memang memiliki nilai historis sebagai simbol olahraga bulutangkis di Tasikmalaya, namun memang untuk pemeliharaan dan sebagainya yang harus dilakukan pemerintah harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan berbagai pihak, termasuk Pemkab Tasikmalaya yang membuatnya. Kalau pemeliharaan saya pikir diserahkan kepada mereka yang menempati GOR,” tutur Kadisparbudpora Kota Tasikmalaya, Undang Hendiana.

Sementara itu, Hendra Herdiana, warga Dadaha, berpendapat, alangkah baiknya jika tugu yang menjadi simbol prestasi tersebut dibuat di tempat terbuka seperti yang dilakukan Pemkot Tasikmalaya saat ini dengan banyak membangun tugu.

Menurutnya, bisa saja tugu tersebut dipindahkan ke pertigaan masuk ke Jl. Dadaha – Jl. Tentara Pelajar. “Kalau di sana sepertinya lebih terlihat dan bisa menjadi pengingat serta penyemangat bagi atlet-atlet bulutangkis Tasikmalaya untuk kembali membuat prestasi,” tandasnya. [Kus]