Edukasi

SMK MJPS 2 Kota Tasikmalaya Unggulkan Semua Jurusan

initasik.com, edukasi | SMK MJPS 2 Kota Tasikmalaya mulai menerima peserta didik baru tahun pelajaran 2017-2018 dengan program keahlian teknik instalasi tenaga listrik, teknik otomotif kendaraan ringan, teknik kompiter dan informatika atau multimedia, teknik sepeda motor, teknik gambar bangunan, dan tata niaga atau pemasaran.

Menurut kepala SMK MJPS 2, Drs. Effendi, sekolah yang dipimpinnya tersebut tidak mengunggulkan hanya salah satu jurusan, namun semua jurusan diunggulkan disertai dengan mengedepankan nilai iman dan taqwa (imtaq) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Untuk program imtaq, siswa dan guru melakukan program pagi mengaji berupa tadarus al-quran sebelum belajar, sholat duha bersama, dan wajib melakukan sholat duhur berjamaah.

Sedangkan untuk program iptek, kepala SMK MJPS 2 Tasikmalaya memenuhi standar peralatan bengkel sesuai dengan teknologi yang berkembang serta menyesuaikannya dengan dunia usaha dan industri.

Tidak hanya itu, semua jurusan memiliki kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang yang sesuai. Misalnya teknik otomotif kendaraan ringan bekerjasama dengan Nissan dan teknik sepeda motor bekerja sama dengan Honda dan Suzuki.

Setiap jurusan juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana memadai seperti laboratorium multimedia untuk jurusan teknik komputer dan informatika, bengkel untuk teknik sepeda motor, dan kantin untuk media belajar jurusan tata niaga atau pemasaran.

Syarat umum untuk mendaftar ke SMK MJPS 2 Kota Tasikmalaya diantaranya adalah memiliki ijazah SMP/MTs/Paket B, memiliki SKHUN, memenuhi syarat administrasi yang dibutuhkan pemerintah, serta sanggup memenuhi ketentuan dan peraturan sekolah.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi siswa-siwi atau mendaftarkan putra-putri ke SMK MJPS 2 Kota Tasikmalaya, Anda bisa langsung melakukan pendaftaran dengan mengunjungi SMK MPJS 2 di Jalan Cigeureung no. 19B Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes.[kl]

 

 

Komentari

komentar

Komentari

Komentari