Penandatanganan pelantikan Nana Rosadi (kanan) sebagai ketua PMI Kota Tasikmalaya | Jay/initasik.com
Informasi

Sudah Ada 14 Rumah Sakit, Kota Tasik Belum Punya Unit Transfusi Darah

initasik.com, informasi | Kendati sudah ada 14 rumah sakit, mulai rumah sakit umum hingga bersalin, sampai sekarang Kota Tasikmalaya belum memiliki Unit Transfusi Darah (UTD). Yang ada sekarang milik Pemkab Tasikmalaya, meski kantornya berada di daerah kota.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tasikmalaya, Nana Rosadi, mengatakan, keberadaan UTD sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kalau yang tempo lalu diresmikan, itu UTD Rumah Sakit Umum dr. Soekardjo. Untuk kepentingan rumah sakit. Sementara UTD tingkat kota kita belum punya,” sebutnya usai pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kota Tasikmalaya, di aula Taspen, Rabu, 6 September 2017.

Menurutnya, kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya mencapai 2.000 labu per tahun. Baru terpenuhi antara 1.200 sampai 1.500 labu. Itu didapat dari UTD milik Kabupaten Tasikmalaya dan daerah lain, seperti Banjar. “Kebutuhan UTD itu sangat mendesak. Sangat penting adanya,” tandas Nana.

Baca: Ketua PMI Jabar Dorong Kepala Daerah Gratiskan Pengolahan Darah Donor

Ditanya soal kendala, ia menjawab dana. Selama ini, salah satu andalan anggaran adalah uang seribu rupiah yang dikumpulkan dari bulan dana PMI. Untuk membuat UTD, tidak mungkin mengandalkan itu. Perlu keberpihakan pemerintah.

“Sebetulnya perhatian pemerintah sudah ada. Buktinya kami diberi tempat sebagai markas PMI di Jalan Siliwangi. Untuk pendirian UTD kita targetkan tahun ini. Mudah-mudahan terlaksana,” harapnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?