Peristiwa

Sulit Halau Rok Mini

Kota Tasik | Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya yang juga Sekretaris Tim Koordinasi Penerapan Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius, Deni Diyana, menilai tak mudah menerapkan sepuluh prinsip dasar pembangunan tata nilai.

Salah satu poin yang dianggap berat adalah soal mengenakan pakaian sopan dan sesuai norma kesopanan masyarakat. Ia melihat, kenyataan hari ini berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Saat ini rok mini mudah dilihat di mal-mal dan tempat umum lainnya.

“Poin nomor sepuluh ini dalam implementasinya agak sulit, apalagi anak-anak remaja sekarang sudah menggandrungi fesyen,” ujarnya dalam Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang  Religius, di aula kantor Kesbangpol, Selasa, 24 November 2015.

Dulu, sambung Deni, hanya sedikit wanita yang berani terang-terangan mengenakan pakaian minim bahan. Tapi sekarang, hal seperti itu sudah jadi tren. “Tapi kita harus tetap memberikan imbauan dan penanaman moral kepada masyarakat. Perda ini akan sukses diterapkan jika ada kerja sama antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Ia merinci, sepuluh prinsip dasar pembangunan tata nilai adalah mewajibkan pelaksanaan ajaran agamanya masing-masing, menyeru kepada kebajikan dan mencegah perbuatan tercela, menjaga kerukunan hidup, menjamin hak untuk beribadah, memberikan kesempatan kepada pegawai untuk beribadah, menyediakan sarana ibadah yang layak, menerapkan prinsip jujur adil dan persaingan sehat dalam kegiatan perekonomian, mengutamakan menggunakan sistem ekonomi syariah, mengembangkan pendidikan agama, dan mengenakan pakaian sopan dan sesuai norma kesopanan masyarakat. initasik.com|shan

Komentari

komentar