Balap rakit di Situ Sanghyang | Jay/initasik.com
Birokrasi

Tahun Ini Ditargetkan 1,1 Juta Orang Berwisata ke Kabupaten Tasik

initasik.com, birokrasi | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), tahun ini menargetkan 1,1 juta orang berkunjung ke semua objek wisata yang ada di daerah ini. Dengan banyaknya angka kunjungan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan bertambah.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, saat ini parawisata merupakan salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi pembangunan. “Parawisata berpengaruh luas secara ekonomi dan sosial budaya,” ujarnya saat menghadiri Ngalokat Cai dan Lomba Rakit di Situ Sanghyang, Kecamatan Tanjungjaya, Senin, 14 Agustus 2017.

Ia mengatakan, salah satu prioritas dalam pembangunan jangka menengah adalah mengembangkan sektor parawisata. “Pemerintah butuh duit. Butuh PAD. Kalau menggenjot pos lain, bisa memberatkan masyarakat. Kalau menggengjot parawisata tidak akan memberatkan masyarakat, malah membuat senang masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, ia meminta semua elemen terkait untuk sama-sama bekerja dalam mengelola dan mengembangkan sektor parawisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, apalagi masih banyak objek wisata yang belum termaksimalkan.

Di tempat yang sama, Kepala Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saeful Bahri, menyebutkan, di antara banyak objek wisata yang ada, Gunung Galunggung, Situ Sanghyang Pantai Karangtawulan, Sindangkerta, dan Bubujung adalah lima dari beberapa objek wisata unggulan yang akan dikembangkan.

“Itu akan kita prioritaskan untuk dikembangkan dan sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Parawisata. Kami sudah mengajukan bantuan ke kementerian. Itu bagian dari langkah Tasik Siap menyambut wisatawan. Tempat-tempat wisata harus dipersiapkan. Sarana-prasarananya harus ditingkatkan,” paparnya.

Dengan pengembangan itu, Asep berharap angka kunjungan tahun ini lebih banyak dibanding sebelumnnya. Pada 2016 kemarin, ada 986 ribu wisatawan. Tahun ini ditargetkan 1,1 juta pengunjung. “Tahun kemarin PAD dari sektor parawisata sekitar Rp 1,2 miliar. Tahun ini harus lebih besar lagi,” harapnya. [Jay]