Peristiwa

Tak Ada Diskotik, Taman di Dadaha pun Jadi

Kota Tasik | Minggu, 13 Desember 2015, pukul satu dini hari. Kota sudah sepi. Namun, kondisi berbeda terjadi di salah satu taman di Dadaha, samping Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya. Sejumlah anak muda malah asyik mabuk sambil mendengarkan musik dari mobil Avanza biru.

Sebagian dari mereka joged layaknya sedang di diskotik atau tempat karaokean. Otak yang sudah terpengaruh minuman beralkohol membuat mereka lupa diri. Beberapa orang di antaranya berstatus mahasiswa, dan terselip dua wanita yang salah satunya sudah mabuk setengah berat.

Lieur ih,” ujarnya sembari menggeleng-gelengkan kepala. Saat disuruh jalan oleh polisi, ia sempoyongan. Perempuan bercelana pendek itu lantas disuruh masuk mobil, dan dia langsung tepar di jok depan.
Polisi yang tengah menggelar cipta kondisi, lantas menyuruh mereka naik ke truk, dan mobil Avanza dibawa petugas.

Dalam razia yang digelar mulai pukul sepuluh malam hingga pukul tiga dini hari itu polisi mengamankan puluhan orang yang sedang mabuk.

Salah satunya di Jl. Rumah Sakit. Sekelompok pemuda ketahuan sedang menenggak minuman keras. Mereka adalah anggota XTC. Salah seorang di antaranya membawa keling, alat untuk berkelahi. “Itu untuk jaga-jaga, Pak,” jawab pemiliknya setelah ditanya polisi. Mereka pun dinaikkan truk, dan didata di markas Polres Tasikmalaya Kota.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota Kompol Ricky Lesmana mengatakan, mereka akan disanksi sesuai perbuatannya. initasik.com|shan

Komentari

komentar