Peristiwa

Tak Ada Keistimewaan Bagi LSM

Kota Tasik | Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Noffan Widyayoko, menegaskan tidak ada keistimewaan bagi lembaga swadaya masyarakat (LSM) manapun, bahkan anggota polisi atau TNI sekalipun, dalam mengurus motor-motor yang dirazia saat balapan liar di Jl. Mangin, kemarin.

“Bagi siapapun yang akan mengurus (motor), baik anggota Polri, TNI, LSM atau ormas lain, saya perintahkan untuk mengikuti aturan. Semua harus menggunakan mekanisme yang ada,” tandasnya saat gelar perkara di halaman belakang Mapolresta, Rabu, 1 April 2015.

Menurutnya, penilangan yang dikenakan kepada para pemilik motor itu sebagai upaya penegakkan hukum, setelah upaya pencegahan tidak digubris. “Saya sudah perintahkan kepada Kasatlantas untuk menilang dan mengikuti proses sidang di pengadilan. Jadi tidak ada lagi tukar barang bukti. Itu sebagai upaya pembelajaran dan penjeraan kepada mereka,” ujarnya.

Noffan menjelaskan, dari razia balap liar tersebut, kepolisian mengamankan 105 motor berbagai merek. Sebagian ada yang belum ditilang, karena pengendaranya melarikan diri. “Kami pun identifikasi satu persatu apakah ada curanmor,” imbuhnya seraya menyebutkan, kebanyakan yang ditangkap saat balapan liar itu berstatus pelajar. initasik.com|ashani

Komentari

komentar