SPBU yang dikelola PDUP di Jl. RE Martadinata | Eri/initasik.com
Sosial Politik

Target Pendapatan PDUP Berkurang, Banggar Usulkan Bentuk Tim Investigasi

initasik.com, politik | Perusahaan Daerah Usaha Pertambangan (PDUP) menargetkan pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tasikmalaya tahun ini sebesar Rp 100 juta. Target sekecil itu dipertanyakan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Anggota Banggar, Dr. Basuki Rahmat, mengusulkan bentuk tim investigasi untuk menelisik aliran keuangan di PDUP. Ditengarai banyak persoalan di dalamnya yang berakibat adanya penurunan pendapatan.

Persoalan itu terungkap pada saat rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) untuk APBD Kabupaten Tasikmalaya. Ketika membahas kontribusi PDUP bagi PAD, ternyata hanya ditarget Rp100 juta. Padahal tahun-tahun sebelumnya berkisar Rp 250 juta.

“Dulu itu PDUP hanya punya satu SPBU di daerah Cikatomas. Sekarang telah ada dua unit dengan di Jalan Martadinata, Kota Tasikmalaya. Tetapi kenapa PAD target yang masuk hanya sebesar itu, dan malah berkurang?” ujar Basuki heran.

Menurutnya, dalam sehari SPBU Cikatomas saja bisa menghabiskan 20 ton BBM. “Kalau dirata-ratakan keuntungannya Rp 200, maka dalam sebulan dapat laba Rp 120 juta. Kali 12 bulan. Hasilnya 1,4 miliar lebih. Itu hanya dari satu SPBU,” paparnya.

Faktanya, target PAD dari PDUP tahun ini hanya Rp 100 juta. “Wajar bila kita mempertanyakannya. Ada yang lucu, saat kita pertanyakan itu, Dirutnya langsung ngomong akan menaikkannya jadi Rp 500 juta. Itu apa-apaan? Yang namanya perusahaan, apalagi ini perusahaan daerah, satu rupiahpun harus jelas rasionalisasinya. Makanya lebih baik dibentuk tim investigasi untuk mengungkap ada persoalan apa di PDUP ini,” beber Basuki. [Kus/Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?