Inspirasi

Tasik – Lombok Naik Ontel

Kota | Minggu (21/9), pukul 08:05. Sejarah baru telah dicatat. Dadang Subaran (55), warga Leuwidahu, Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, berangkat ke Lombok naik sepeda ontel.

Go! Suami Ratu Dini dan ayah tiga anak itu akan menggowes sampai Nusa Tenggara Barat. Sendirian. Ia cuti kerja selama dua bulan. Tadi pagi keberangkatannya dilepas oleh Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, dan Olahraga Kota Tasikmalaya, Rahmat Mahmuda. Puluhan anggota Onthelist Tasikmalaya (Onta) pun turut mengantar sampai Manonjaya.

“Saya hanya ingin mengajak masyarakat untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi,” ujarnya saat berbincang dengan initasik.com, sebelum berangkat. Diperkirakan, Tasikmalaya – Lombok yang berjarak 1.240 km bisa ditempuh dalam waktu 15 sampai 20 hari. Pergi-pulang kira-kira 1,5 bulan.

Untuk bisa sampai Lombok, Dadang mengaku sering melakukan latihan fisik. Belum lama ini ia sudah latihan ngontel sampai Cilacap. Itu ditempuh dalam waktu tiga hari. Tiap berangkat ke tempat kerjapun, onthel pilihannya.

Saat initasik.com “menggeladah” onthel GAZELLE serie 896574 keluaran tahun 1953, tak banyak yang ia bawa. Hanya pakaian ganti dan keperluan mandi, pompa, pentil cadangan, serta surat-surat pengantar dari Polres Tasikmalaya Kota, Disbudparpora, dan Kosti Jawa Barat.

Rencananya, Dadang hanya melakukan perjalanan sampai sore hari. Batas maksimalnya pukul 5 sore. Cari penginapan, lalu istirahat. Esok, perjalanan dilanjutkan kembali. Terus begitu sampai ke Lombok, dan pulang lagi ke Tasikmalaya. “Doakan saya semoga selalu diberi kesehatan dan keselamatan,” pintanya. initasik.com|ashani

Komentari

komentar