Peristiwa

Terancam Longsor Susulan, Pemkab Tawarkan Relokasi

Kabupaten Tasik | Puluhan rumah di Kp. Tagog, Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, terancam kena longsor susulan. Retakan-retakan tanah sudah tampak di beberapa rumah. Malah ada salah satu rumah yang dapurnya sudah menggantung, karena sebagian tanahnya terbawa longsor.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, meminta masyarakat yang mendiami rumah-rumah di jalur itu untuk pindah, karena dikhawatirkan terjadi longsong susulan. Untuk sementara, saat ini mereka tinggal di rumah warga yang lebih aman.

Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir, menjelaskan, pemerintah berencana merelokasi warga Tagog ke tempat yang lebih aman. “Artinya relokasi permanen. Kalau mereka kembali lagi ke rumahnya yang sekarang, itu membahayakan,” ujarnya saat ditanya usai membuka Workshop Kehumasan & Jurnalistik di Op. Room Setda Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Kamis, 26 November 2015.

Menurutnya, untuk relokasi itu sudah ada tanah desa yang lokasinya tidak jauh dari Tagog. Untuk anggaran pembangunannya, ia berencana mengajukan bantuan ke pemerintahan provinsi dan pusat.

“Kami sudah mengajak kepada warga di sana (Tagog) untuk pindah rumah ke tempat yang lebih aman. Tapi itu kembali lagi ke masyarakat, mau atau tidak. Kalau menurut saya, mereka harus pindah,” tandasnya seraya menyebutkan, jumlah rumah di sana ada sekitar 30-an.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di daerah tebing atau lereng bukit agar selalu hati-hati, terlebih saat hujan deras dalam intensitas lama. “Jika hujan terus mengguyur, tinggalkan rumah. Cari tempat yang lebih aman,” pintanya.

Tati, 48 tahun, warga setempat, mengaku siap direlokasi asal tempatnya tidak jauh dari yang sekarang. “Kumaha saena saur pamarentah we,” katanya. initasik.com|dzm/shan

Komentari

komentar