Jay | initasik.com
Peristiwa

Ternyata Ini Penyebab Jalan di Alun-alun Kota Tasik Selalu Tergenang Bila Turun Hujan

initasik.com, peristiwa | Kondisi drainase di Jalan Alun-alun Kota Tasikmalaya sangat parah. Hampir semuanya tertutup pasir. Hanya menyisakan sedikit ruang untuk jalannya air. Tak heran, bila hujan datang, jalan yang berada di depan pendopo lama itu dipastikan tergenang. Mirip sungai. Sulit dilalui sepeda motor.

Cucu Sutara, pelaksana lapangan pemeliharaan drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasikmalaya, mengaku lupa kapan terakhir kali drainase itu dikeruk. Ia meyakini, itu sudah tahunan belum dibersihkan.

“Idealnya, di musim hujan seperti sekarang, pemeliharaannya dilakukan tiga bulan sekali, atau paling tidak enam bulan sekali. Kalau melihat ketebalan pasir yang ada di dalam drainase ini, pastinya sudah tahunan belum dilakukan pemeliharaan,” sebutnya saat memantau pengerukan drainase, Kamis, 27 April 2017.

Berdasarkan pantauan, asbes berdiameter sekitar 50 cm hanya menyisakan ruang kosong sekitar sepuluh cm. Semua terhalang pasir. Di storbak, ketinggian tanah itu mencapai 1 meter. Petugas lapangan harus bekerja keras untuk mengeruknya.

“Wah, bisa beberapa colt bak kalau diangkut mah. Mungkin bisa sampai satu truk,” jawab Elon Dahlan saat ditanya seberapa banyak pasir itu. Petugas lepas yang biasa disuruh membersihkan drainase di Kota Tasikmalaya itu mengaku diberi upah Rp 55.000 per hari. Teman-temannya ada yang Rp 50.000.

Salah seorang pedagang di Alun-alun menambahkan, ia sudah berjualan di daerah itu selama sepuluh tahun. Seingatnya, drainase tersebut baru satu kali dikeruk. Jika turun hujan, ia dan pedagang lainnya siap-siap pindah ke tempat yang lebih aman. [Jay]

Komentari

komentar