Peristiwa

Teror di Pasar Cikurubuk

Kota Tasik | Belum padam api sisa kebakaran di Blok A-1 Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, warga pasar kembali dibuat gempar. Sekitar pukul enam sore, Rabu, 18 Maret 2015, di Blok A-3 ada api yang menyala di atas toko Gentra; grosir sandal dan kelom. Beruntung, api cepat dipadamkan.

Dede Warsono, salah seorang saksi mata, mengatakan, ia tahu ada api di atas kios itu karena diberi tahu temannya. “Saya langsung lari ke WC ambil air. Yang lain memberi tahu satpam. Mereka naik ke atas toko untuk memadamkannya. Alhamdulillah padam,” ujarnya.

Menurutnya, api tidak besar. Hanya sekitar 30 cm. Tapi di bawah terlihat ada asap yang mengepul. Ditanya apa penyebabnya, Dede geleng kepala. Namun ia tidak menyanggah soal rumor sabotase yang beredar di lokasi. Soalnya, sebelum dan sesudah ditemukannya api itu, ada orang yang gerak-geriknya mencurigakan.

Hal itu dibenarkan Ujang, petugas keamanan pasar. Berdasarkan informasi yang didapatnya, ada orang yang dicurigai. “Sebelum terlihat ada api, ada orang yang mondar-mandir. Gerakannya mencurigakan. Tidak lama dari itu, muncul api di toko itu,” ungkapnya.

Lantaran kejadian tersebut, Pasar Cikurubuk kembali gaduh. Masyarakat menyemut ke lokasi. Pemilik toko panik. Kendati api sudah padam, barang-barang yang ada di dalam langsung diangkut dengan mobil. Bukan hanya pemilik toko nomor 513 itu yang mengangkut barang-barangnya. Pedagang lain pun sama. Mereka mengemas barang dagangannya, meski tidak sampai terjadi kebakaran.

Di saat para pedagang sedang angkut-angkut barang, tiga setengah jam kemudian, sekitar pukul setengah sepuluh malam, kebakaran kembali terjadi di Blok B-1; kios sayuran, bumbu, dan buah-buahan. Sedikitnya satu kios terbakar.

Para pedagang tambah panik. Api berhasil dipadamkan dengan cepat, karena di lokasi masih siaga petugas pemadam kebakaran. Hingga berita ini dibuat, masih banyak pedagang yang mengemas barang-barangnya untuk diamankan. initasik.com|ashani

Komentari

komentar