Ekbis

Tiap Tahun Transaksi di Pasar Hewan Manonjaya Menurun

initasik.com, ekbis | Penjualan di pasar hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, setiap tahun mengalami penurunan. Pasar hewan yang biasa buka tiap Rabu itu tak seramai tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya satu orang bisa bawa sepuluh ekor, sekarang paling banyak lima ekor. Permintaan pasar sedang menurun. Sekarang yang masuk sekitar 270-an ekor, tahun kemarin paling sedikit 320 ekor,” tutur Kendi Efendi, kepala UPT Pasar Hewan Manonjaya.

Menurutnya, setiap tahunya, meski di bulan Idul Adha, pembelinya terus menurun. Penyebabnya, tidak sedikit penjual yang memutuskan untuk membuka lapak-lapak di pinggiran jalan.

Ia mencontohkan, dari jumlah sapi yang masuk sekitar 270 ekor, yang terjual hanya 80 ekor. “Biasanya, menjelang bulan Rajab itu pembelanjaan meningkat, tapi ini malah menurun. Sekarang per tahun pemasukan hanya Rp 1,2 miliar. Biasanya bisa mencapai Rp 2 miliar lebih,” tandasnya.

Maman, bandar sapi dari Pangandaran, mengatakan, beberapa bulan ini penjualannya memang mengalami penurunan yang sangat drastis. Biasanya membawa sapi sepuluh ekor, sekarang lima ekor pun tidak terjual habis. Sulit untuk dikeluarkan.

Padahal, harga jual sapi sudah turun. Yang biasanya dijual Rp 10 juta, sekarang jadi Rp 8 jutaan. “Ingin bisa laku Rp 8,5 juta sangat susah,” sebutnya. [Milah]

Komentari

komentar