Informasi

Tidak Jauh dari Gapura Perbatasan Kota Tasik, Sampah Menumpuk di Atas Trotoar

initasik.com, informasi | Sekitar satu menit dari gapura perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, Babakan Jawa, Indihiang, para pendatang dari berbagai luar daerah disambut tumpukan sampah di atas trotoar, di daerah Panoongan (Parhon), Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang.

Sebagian sampah meluber ke jalan. Pemandangannya tidak elok. Titik yang menjadi pintu masuk ke Kota Tasikmalaya malah dipenuhi sampah. Bukan pada tempatnya pula. “Tentu saja mengganggu,” aku Dede Rohman, warga sekitar, Selasa, 27 Juni 2017.

Menurutnya, trotoar yang berubah fungsi jadi tempat pembuangan sampah liar itu sudah terjadi bertahun-tahun. Lebih dari tiga tahun. Dua minggu sekali, petugas kebersihan biasa mengangkut sampah-sampah tersebut.

“Yang buang sampah di sana itu bukan orang-orang sini. Mereka yang pakai motor atau mobil dari arah barat suka melempar sampah ke sana. Sedikit-sedikit, akhirnya jadi menumpuk seperti itu,” tuturnya.

Ia berharap, trotoar itu bisa bebas dari sampah. Dikembalikan ke fungsi asalnya. “Harusnya pemerintah malu. Masa kota seperti itu. Sampah di mana-mana. Itu jadi seperti itu karena dibiarkan,” tandasnya.

Bukan hanya di titik itu, di sepanjang Jl. Letnan Harun, ada beberapa titik trotoar yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar dan dipenuhi ilalang. Tidak dirawat. [Jay]